Mengenal Aspen HYSYS software simulasi engineering di dunia Industri dalam 3 point penting

Mengenal Aspen HYSYS software simulasi engineering di dunia Industri

Belajar HYSYS

Kita sebagai mahasiswa maupun lulusan Teknik Kimia pasti sudah tidak asing dengan software simulasi untuk industi yaitu Aspen Hysys. Saat perkuliahan sering adanya problem dari soal yang harus atau dapat diselesaikan dengan menggunakan Hysys. Beberapa kampuspun memiliki lab yang dikhususkan untuk pengerjaan problem dengan menggunakan Hysys. Ketika kuliah mungkin kita masih menggunakan software Hysys versi 8, namun sekarang Hysys sudah banyak pembaruan dengan versi terbarunya yaitu versi 11. Berikut beberapa point penting mengenai pengenalan dari Aspen Hysys.

1. Aspen Technology, inc merupakan induk dari Aspen Hysys

Belajar HYSYS

Aspen Technology, Inc dikenal sebagai AspenTech, merupakan perusahaan penyedia software dan services untuk industri proses yang memiliki kantor pusat di Bedford, Massachussets, Amerika Serikat. Dibentuk pada tahun 1981, AspenTech lahir dari project penelitian bersama antara Massachussets Institute of Technology (MIT) dan Departemen Energi Amerika Serikat dengan nama project “Advanced System for Process Engineering” atau bisa disingkat ASPEN.

Selain Aspen Hysys, AspenTech memiliki banyak produk software yang dikhususkan untuk proses industri diantaranya pada industri oil and gas, Chemical, Pharmacy, EPC, dan industri energi lainnya.

Software-software AspenTech terdiri dari 3 kegunaan dalam bidang yang berbeda diantaranya Performance Engineering yang diantaranya terdiri dari Aspen Hysys, Aspen Plus dan Aspen EDR. Kemudian yang ke-2 yaitu Aspen Manufacturing and Supply Chain yang diantaranya terdiri dari Aspen IP21, Aspen PIMS dan Aspen DMC3. Kemudian yang terakhir yaitu Aspen Performance Management yang terdiri dari Aspen Mtell, Fidelis dan ProMV.

2. Kegunaan Aspen Hysys dalam dunia industri proses

Aspen Hysys merupakan software simulasi proses yang digunakan untuk melakukan permodelan pada proses kimia secara perhitungan matematis, mulai dari unit-unit operasi, sampai industri kimia secara utuh dan bidang oil and gas seperti (refinery, upstream, midstream, downstream dan EPC). Hysys dapat menghitung banyak perhitungan dari bidang teknik kimia seperti neraca massa dan neraca energi, kesetimbangan fasa vapour-liquid, perpindahan panas, perpindahan massa, kinetika kimia, fraksinasi dan pressure drop. Hysys selain digunakan untuk industri, Hysys juga digunakan di akademisi di kampus-kampus Indonesia untuk pembelajaran, seperti digunakan untuk perancangan pabrik yang membutuhkan perhitungan-perhitungan yang kompleks.

3. Aspen Hysys dalam dunia Oil and Gas

Aspen Hysys dalam dunia industri di dunia oil and gas digunakan selain untuk memodelkan simulasi proses, namun software ini juga memiliki keunggulan seperti memaksimalkan safety, menghemat waktu kerja dan meningkatkan profit dengan cara mengoptimasi keseluruhan site dalam 1 area engineering.

Dari segi engineering di dunia oil and gas, kegunaan Hysys adalah sebagai berikut :

1.Upstream

Belajar HYSYS
Cranes at Port

Upstream berkaitan dengan eksplorasi dan produksi minyak dan gas alam. Dalamnya mencakup ilmu survey geologis, dan pengumpulan informasi mengenai area atau daerah yang mengandung kandungan mineral. Upstream pada dunia oil and gas berkaitan juga dengan drilling dan proses produksi yaitu membawa minyak atau gas alam dari dalam perut bumi ke permukaan.

Perusahaan Oil and gas Upstream di Indonesia diantaranya : Pertamina Hulu Energi (PHE), Total E&P, Petrochina, Medco Energi, Pertamina E&P dan lain sebagainya.

Kegunaan Aspen Hysys dalam sektor upstream yaitu untuk menganalisa aliran dalam perpipaan dengan mengoptimasi pipeline dan waktu tempuh aliran dalam pipa. Mengatasi Dengan cara mengatur pressure drop dalam pipa untuk memaksimalkan laju alir migas. Selain itu, dengan Hysys dapat dilakukan mitigasi dalam menangani issue-issue flow assurance.

2. Midstream

Belajar HYSYS

Segmen midstream dalam dunia oil and gas merujuk pada segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mentranspotasikan dan menyimpan minyak mentah atau crude oil sebelum crude oil tersebut dilakukan pemurnian dan di proses kedalam bahan bakar dan produk samping lain yang dibutuhkan di refinery yang dibutuhkan oleh berbagi industri. Midstream mencakup perpipaan dan semua infrastruktur yang dibutuhkan untuk memindhakan crude oil ini ke tempat yang jauh seperti pumping stations, truk tangki, dan kapal tangki.

Perusahaan Oil and gas Midstreams di Indonesia di antaranya adalah PT. Perusahaan Gas Negara, PT. Badak LNG dan sebagainya.

Kegunaan Aspen Hysys dalam sektor midstreams diantaranya yaitu :

2.1. Optimasi dalam menghilangkan gas asam dengan cara mengoptimasi desain dan mengurangi biaya pada pemakaian energi . Seperti menghilangkan impurities berupa H2S dan CO2 sehingga memenuhi spesifikasi gas yang diinginkan.

2.2 Optimasi dalam proses dehidrasi pada gas dengan tujuan meminimalisir biaya solvent dan juga untuk memenuhi kandungan spesifikasi gas yang diinginkan.

2.3. Meningkatkan proses optimasi LNG plant dengan meningkatkan efisiensi operasi dari proses liquifikasi yang terhubung dengan berbagai unit operasi Heat exchanger.

2.4. Optimasi pada unit sulfur recovery (SRU) dengan memodelkan unit SRU yang kompleks dan keseluruhan gas plant, sehingga akan meningkatkan produksi dan mengurangi biaya OPEX.

3. Downstream

Belajar HYSYS

Sektor terakhir dari proses di Oil and gas adalah sektor downstream yang mencakup segala yang berkaitan dengan merubah crude oil dan gas alam kedalam banyak produk akhir yang kita gunakan setiap harinya. Beberapa produk diantaranya bahan bakar seperti bensin, solar, avtur, aspal dan bahan yang digunakan untuk berbagai industri.

Pada sektor downstream ini tantangan utama yang harus dihadapi, diantaranya sulitnya mengambil kesimpulan pada tingkat fouling, yang disebabkan engineer memiliki waktu dan resources yang terbatas untuk menganalisis hal ini.

Kegunaan Aspen Hysys dalam sektor downstreams diantaranya yaitu :

3.1. Pada sektor downstream, Hysys dapat melakukan monitoring fouling pada Heat Echanger, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pada plant dengan teroptimasinya operasi pada Heat Exchanger.

3.2. Hysys juga dapat mengelola operation pada industry untuk meningkatkan yield dan meminimalisir konsumsi energi dengan memperhatikan tingkat fouling dan adanya opsi untuk memanfaatkan data pada industry secara real time.

3.3. Meningkatkan ketelitian dengan permodelan Heat Exchanger yang terintegerasi dengan proses yang lebih luas.

3.4. Dapat memprediksi viskositas dengan karakterisasi yang lebih baik dari aliran proses dengan data yang dapat dipercaya.

3.5. Dapat memonitor data secara real time pada industri.

4. EPC ( Engineering Procurement and Construction )

Belajar HYSYS
Oil and gas pipelines, energy concept.

EPC merupakan singkatan dari Engineering, Procurement dan Construction. Biasanya EPC mengerjakan proyek-proyek besar yang dimiliki oleh perushaan Owner Operation seperti halnya PT. Pertamina Persero, ENI, BP, Chevron dan lain sebagainya.  Pada proyek tersebut melibatkan banyak disiplin Engineering, mulai dari Process Engineer, Piping Engineer, Mechanical Engineer, Electrical & Instrumentation Engineer dan lain sebagainya. Tahapan pada pengerjaan proyek secara keseluruhan dimulai dari perusahaan Owner Operation, dimana tahap tersebut merupakan tahap Master Plan. Contoh EPC diantaranya Dago engineering, PLN Enjiniring, Synergy Engineering, HK, PT. Sena dll

Kegunaan Aspen Hysys dalam sektor EPC diantaranya yaitu :

1. Pada sektor EPC ini tantangan utama yang harus dihadapi, diantaranya untuk meminimalkan resiko pada pengerjaan FEED dan DED (Detailed Engineering Design) yaitu terbatasnya waktu untuk desain engineering karena kompleksnya aliran proses, sehingga akan rawan apabila terjadi kesalahan teknis. Dengan menggunakan Hysys pengerjaan rekayasa tersebut akan meningkatkan ketelitian dari segi konstruksi, operasi, maintenance, dan pengerjaan desain secara konseptual. Selain itu, dengan bantuan Hysys perusahaan EPC dapat memperkirakan simulasi proses yang lebih efisien, ekonomis dan sesuai budget perusahaan.

2. Membuat permodelan simulasi proses yang sesuai dengan plant di lapangan dengan cara mengkalibrasi data pada model baik dari segi desain, kondisi operasi dan kondisi tambahan pada plant, sehingga engineer dapat memahami proses yang lebih baik. Dengan alasan tersebut, seorang engineer dapat melakukan trial and error pada berbagai simulasi proses, sehingga akan menghasilkan perkiraan prose yang terbaik untuk dapat di terapkan pada plant.

3. Meningkatkan transparansi pada aliran proses, artinya apabila ada unit operasi yang tidak terlalu efisien dalam suatu proses dapat di hilangkan, sehingga akan meminimalisir biaya, namun tetap memperhatikan safety pada plant.

4. Mengurangi waktu persiapan untuk material apa saja yang akan dimasukkan kedalam proses dan menentukan pemilihan perhitungan yang akan digunakan, dengan Hysys dapat dengan mudah melakukan hal tersebut dengan melakukan scenario pada package yang terdiri dari pemilihan material dan perhitungan. Selain itu, apabila dalam pengerjaan desain ada hal yang harus di desain ulang, maka dengan Hysys dapat lebih mudah untuk di kerjakan, sehingga akan menghemat waktu dan biaya.

Untuk panduan belajar software Aspen Hysys silahkan klik link berikut ini.