Memasang dan mendefinisikan 2 unit operasi di Hysys : LTS Separator dan Mixer

Memasang Low Temperature- Separator (LTS) dan Mixer #2

Selanjutnya kita memasang 2 unit operasi yaitu LTS Separator dan juga Mixer yang ke 2, berikut langkah demi langkah untuk memasang dan mendefinisikan ke-2 unit operasi tersebut:

1. Memasang Low Temperature-Separator (LTS)

Chiller telah di pasang, langkah selanjutnya yaitu memasang low-temperature separator (LTS) untuk memisahkan gas dan cairan yang terkondensasi pada aliran ColdGas. Berikut merupakan langkahnya:

Buat beberapa space kosong di sebelah kanan chiller menggunakan horizontal scroll bar.

1.a Posisikan kursor pada ikon separator pada palette objek.

1.b Klik, hold dan pindahkan kursor ke sebelah kanan chiller. Lepaskan dengan klik kanan mouse untuk menyimpan separator pada PFD. Separator baru akan muncul dengan nama standar V-100.

Separator akan memiliki 2 aliran outlet, cairan dan vapour. Aliran LTSVap outlet vapour yaitu aliran sisi inlet shell untuk Gas telah dibuat. Outlet liquid akan menjadi aliran baru.

1.c Double klik pada serparator untuk membuka tampilan property. Dalam desain di connections page, buat connections seperti ini:

Belajar Hysys

1.d Pada kolom nama, rubah nama ke LTS. Tutup tampilan property LTS.

Belajar Hysys

2. Menambahkan spesifikasi Heat Exchanger

Pada tahap ini aliran keluar dari Gas heat exchanger masih belum diketahui :

2.1. Double klik pada ikon gas untuk membuka tampilan property.

2.2 Klik tab design di halaman specs

Pada specs page, kita dapat memasukkan spesifikasi untuk Heat Exchanger. Solver group pada page ini menampilkan ada 2 variabel yang tidak diketahui dan jumlah batasannya 1, jadi derajat kebebasan yang tersisa adalah 1. Hysys menyediakan 2 batasan standar di specification group, mesikipun hanya 1 yang memiliki nilai.

Specs :

Heat Balance : Duty dari sisi tube dan sisi shell harus sama , sehingga neraca panas harus 0.

UA          :  merupakan product dengan koefisien keseluruhan heat transfer (U) dan luas yang tersedia untuk perpindahan (A). Hysys tidak menyediakan nilai UA standar, sehingga UA tidak diketahui pada tahap ini. Nilainya akan dihitung oleh Hysys ketika batasan lain diketahui.

Untuk menggunakan sisa derajat kebebasan, pendekatan suhu minimum 10 derajat F untuk inlet sisi panas dari heat exchanger akan di tentukan.

2.a Pada area specification , klik tombol add. Tampilan ExchSpec akan muncul

2.b Pada kolom nama, rubah nama menjadi Hot Side Approach.

Spesifikasi standar pada kolom Type adalah Delta Temp, yang memungkinkan kita untuk menentukan perbedaan temperature antara 2 aliran. Kolom-kolom aliran (+) dan aliran (-) masing-masing sesuai aliran panas dan dingin.

  • Pada kolom aliran (+), pilih SepVap dari list

  • Pada kolom aliran (-), pilih SalesGas dari list

  • Pada kolom Spec Value masukkan 10 F

Hysys akan menemukan kedua spesifikasi dan  aliran yang tidak diketahui akan dihitung oleh Hysys.

Belajar Hysys

2. Mereview Hasil

Tahap selanjutnya adalah mereview hasil yang telah di kalkulasikan, yaitu mereview hasil dari tiap gas di tab worksheet. Berikut langkah demi langkah untuk mereview hasil dari tiap gas:

2.1. Tutup tampilan property ExchSpec untuk kembali ke tampilan property Gas. Spesifikasi baru akan tampil dalam Spesification group di tab design pada Specs page.

2.2. Klik tab worksheet – condition page untuk melihat hasil perhitungan aliran. Menggunakan pendekatan 10 derajat F , Hysys akan menghitung temperature dari CoolGas dengan nilai 42.9° Sekarang semua aliran dalam flowsheet telah diketahui.

2.3. Klik tab performance, lalu pilih details page, dimana Hysys menampilkan keseluruhan performance dan performance secara detail

Belajar Hysys

parameter yang telah dihitung lainnya adalah UA dan LMTD (Logarithmic Mean Temperature Difference), dimana hysys telah menghitung dengan hasil masing-masing 2.08e4 Btu/F-hr dan 22.6°F.

Belajar Hysys

2.1 Memeriksa dew point dari Sales Gas

Tahap selanjutnya yaitu memeriksa aliran SalesGas untuk meliahat apakah memenuhi spesifikasi temperature dew point. Hal ini untuk memastikan tidak ada pembentukan liquid dari transmission line. Umumnya spesifikasi dew point adalah 15 derajat F pada tekanan 800 psia, yang akan digunakan untuk contoh ini.

Untuk menguji dew point yang sekarang kita harus melakukan :

2.1.1. Membuat aliran dengan komposisi identik seperti sales gas.

2.1.2. Menentukan tekanan dew point

2.1.3. Melakukan perhitungan temperature dew point pada aliran baru dengan bantuan hysys.

Untuk melakukan ini kita harus memasang Balance operations.

2.2 Memasang unit operasi Balance

2.2.1. Double klik pada ikon Balance pada Palette Object. Tampilan property untuk unit operasi balance baru akan muncul

2.2.2. Pada kolom name, tulis DewPoint. Pada kolom <<stream>> di table inlet streams pilih salesgas.

2.2.3. Pada kolom <<stream>> di table Oulet Streams, buat aliran outlet dengan ketik SalesDP, (Sales Dew Point) lalu tekan enter. Perubahan pada fraksi vapor, temperature atau tekanan dari aliran outlet SalesDP akan mempengaruhi sisa flowsheet. Meskipun begitu, perubahan yang mempengaruhi aliran inlet SalesGas akan menyebabkan SalesDP untuk dilakukan perhitungan kembali karena neraca molar diantara 2 aliran ini.

2.2.4. Klik tab parameter

2.2.5. Pada Balance Type group, pilih tombol Component Mole Flow.

Belajar Hysys

Fraksi vapor dan tekanan SalesDP sekarang bisa ditentukan dan Hysys akan melakukan perhitungan untuk menentukan temperature yang belum diketahui.

2.2.a Klik tab Worksheet

2.2.b Pada kolom SalesDP di kolom Vapour masukkan angka 1

2.2.c. Pada kolom Pressure masukkan 800 psia

Belajar Hysys

Hysys akan menghitung aliran pada kondisi ini, mengembalikan temperature dew point pada 5.27 °F, yang berada dalam batas pipa sebesar 15 °F. Tutup tampilam property dew point untuk kembali ke PFD.

3. Memasang mixer ke 2 pada gasplant di flowsheet

Pada bagian ini, kita akan memasang mixer yang ke 2. Dimana mixer ini digunakan untuk menyatukan 2 aliran liquid yaitu SepLiq dan LTSLiq kedalam single feed untuk kolom distilasi.

Belajar Hysys

2.3.1. Klik dan tahan tombol mouse kiri pada ikon mixer di palette objek dan drag ikon ke kanan dari ikon aliran LTSLiq. Lepas mixer kedalam PFD.

2.3.2. Buka connections dari mixer. Pada inlet, pilih aliran LTSLiq dan SepLiq.

2.3.3. Untuk kolom outlet, ketik nama aliran baru TowerFeed dan tekan enter.

2.3.4. Sekarang, klik kanan pada nama TowerFeed dan klik View pada menu pop up. Tampilan property untuk aliran baru akan terbuka. Hysys akan secara otomatis menyatukan 2 aliran inlet dan menghitung macumpuran untuk menentukan conditions dari outlet. Tutup tampilan property.

Belajar Hysys

Selanjutnya tahap terakhir yaitu memasang dan mendefinisikan kolom depropanizer atau kolom distilasi pada post berikut ini.