Memasang Heat Exchanger dan Chiller di Hysys dengan mudah

Memasang Heat Exchanger dan Chiller di Hysys

Selanjutnya kita akan melanjutkan memasang unit operasi selanjutnya. Pada bagian ini kita akan memasang unit operasi pendingin yaitu Heat Exchanger dan juga Chiller.

Berikut langkah-langkah dalam memasang ke dua unit operasi tersebut:

1. Memasang Heat Exchanger pada Hysys

Selanjutnya kita akan memasang gas heat exchanger. Sampai saat ini kita telah membuat 5 aliran dan 2 unit operasi tanpa melihat ke flowsheet.

Untuk heat exchanger kita akan langsung menerapkannya pada flowsheet menggunakan palette object. Jika masih pada tampilan workbook, klik View lalu klik Flowsheet pada ribbon.

Kita dapat melihat layout dasar yang secara otomatis ditempatkan untuk kita.

Belajar Hysys

Tekan F4 untuk membuka palette object. Pada palette object double klik ikon Heat Exchanger. Tampilan property Heat Exchanger akan terbuka ke dalam page connections di design.

Berikut langkah demi langkah dalam mengedit Heat Exchanger:

1.a Pada name field rubah nama operations dari E-100 ke Gas/Gas

1.b Masukkan aliran inlet dan outlet seperti table dibawah ini, menggunakan metode yang telah kita pelajari pada bab sebelumnya. Kita akan membuat seluruh aliran, kecuali SepVap, yang aliran tersebut sudah ada dan bisa dipilih dari list Tube site inlet.

Belajar Hysys

Belajar Hysys

1.c Klik Parameters. Ada beberapa model heat exchanger yang dapat dipilih – Simple end point model merupakan model paling standard an dapat dipakai untuk case ini.

1.d Masukkan 10 psi untuk pressure drop untuk kedua delta P pada tube dan shell side.

Belajar Hysys

1.e Klik tab rating,lalu pilih sizing. Pada configuration group, rubah nilai kolom“Tube passes per Shell” ke nilai 1 untuk model counter current flow.

Belajar Hysys

Tutup tampilan heat exchanger dan kembali ke tab material streams pada tampilan property di workbook

Aliran CoolGas yang baru ini belum dihitung oleh hysys, temperature belum kita ketahui. Aliran akan dihitung nanti ketika pendekatan temperature telah ditentukan untuk gas heat exchanger. Perhatikan bagaimana informasi sebagian dilewatkan (untuk aliran CoolGas).

2. Memasang dan mendefinisikan Chiller

Pada tahap selanjutnya kita akan memasang chiller yang akan di modelkan dengan unit operasi cooler.

  • Tekan F4 untuk membuka palette object

Chiller akan di tambahkan di sebelah kanan LTS, jadi siapkan daerah kosong di samping LTS.

2.a. Klik ikon cooler pada palette object

2.b. Posisikan kursor diatas PFD

2.c. Klik pada PFD dimana kita akan menempatkan cooler

Belajar Hysys

Hysys akan membuat cooler baru denga nama standar , E-101. Ikon cooler memiliki status berwarna merah menandakan cooler tersebut membutuhkan aliran feed dan aliran product.

2.1 Menghubungkan Chiller

Pada step ini kita akan belajar bagaimana membuat koneksi aliran ke unit operasi secara grafik. Berikut langkah-langkah dalam menghubungkan Chiller:

2.1.a Klik ikon yang ada di flowsheet atau modify ribbon untuk masuk ke mode attach. (Ketika kita berada di dalam attach mode, kita tidak bisa memindahkan objek dalam PFD. Kita dapat beralih sementara antara mode attach dan memindahkan mode dengan menahan Ctrl. Untuk kembali ke move mode, klik ikon attach kembali)

Belajar Hysys

2.1.b Tahan kursor di ujung kanan dari ikon aliran CoolGas.

2.1.c Klik dan tahan. Kotak yang transparan berubah menjadi hitam pekat yang menankan kita memulai sebuah connections.

2.1.d Masih menahan kursor, pindahkan kursor kea rah sisi kiri cooler. Garis trailing muncul muncul diantara ikon aliran cool gas dan kursor dan juga sebuah titik connections yang muncul di saluran masuk cooler.

2.1.e Lepaskan tombol kiri mouse dan connection selesai dibuat ke titik connection di inlet cooler.

Belajar Hysys

2.2 Menambahkan grafik outlet dan aliran energy

Memposisikan kursor ke sebelah kanan cooler. Connection point dan pop-up product akan muncul.

2.2.1. Pada saat pop=up terlihat, klik kiri dan tahan. Kotak putih akan berubah menjadi hitam pekat.

2.2.2. Pindahkan kursor ke kanan cooler. Ikon aliran berwarna putih akan muncul dengan garis trailing yangmelekat pada cooler outlet. Ikon aliran akan menampilkan aliran baru yang akan dibuat setelah step selanjutnya selesai.

2.2.3. Pada saat ikon aliran terlihat, lepaskan tombol mouse kiri. Hysys akan membuat aliran baru dengan nama standar “1”.

Belajar Hysys

2.2.4. Ulangi langkah-langkah untuk membuat aliran energy cooler, yang koneksinya berasal dari panah pada ikon cooler. Aliran baru akan otomatis bernama Q-100. Cooler memiliki warna kuning (status warning), yang menandakan bahwa semua connection yang penting telah dibuat tetapi aliran yang dimasukkan tidak semuanya telah diketahui.

Belajar Hysys

2.2.5. Klik attach mode icon lagi untuk kembali ke move mode.

Petunjuk: Untuk memutuskan connection yang salah :

2.2.6. Klik ikon break connection pada toolbar PFD

2.2.7. Pindahkan kursor melewati garis yang menghubungkan 2 ikon. Tanda centang pada kursor akan muncul, yang mengindikasikan adanya connection yang bisa diputus

2.2.8 Klik 1 kali untuk memutuskan connections.

2.3 Mendefinisikan aliran Material dan aliran energy

Aliran material cooler dan aliran energy belum diketahui pada titik ini, sehingga masing-masing berwarna biru dan ungu.

2.3.1. Double klik pada ikon cooler untuk membuka tampilan property

2.3.2. Pada connections page, nama inlet, outlet dan aliran energy yang kita telah masukkan akan tampil pada kolom yang sesuai

2.3.3 Pada name field rubah nama unit operasi ke Chiller

2.3.4. Pilih parameters. Pada Delta P, isi pressure drop ke 10 psi

2.3.5. Tutup tampilan property cooler

Pada titik ini, chiller memiliki 2 derajat kebebasan; yang satu akan dieliminasi ketika Hysys menghitung aliran CoolGas setelah kita mengisi pendekatan temperature .

Untuk menggunakan sisa derajat kebebasan, baik itu temperature chiller outlet atau jumlah duty pada aliran energy chiller harus di isi. Jumlah duty yang tersedia tidak diketahui, sehingga kita akan memperkirakan temperature awal 0°F untuk temperature outlet chiller. Nantinya, temperature ini bisa disesuaikan untuk memberikan suhu dew point sales gas yang diinginkan.

a. Double kik pada ikon aliran outlet (1) untuk membuka tampilan propertynya.

b. Pada kolom nama rubah nama menjadi ColdGas

c. Pada kolom temperature, isi temperature 0 derajat F. Sisa derajat kebebasan untuk aliran ini telah digunakan, jadi Hysys menghitung ColdGas untuk menentukan properties yang tersisa. Tutup tampilan property coldgas dan kembail ke tampilan property PFD. Chiller masih memiliki status berwarna kuning, karena temperature aliran ColdGas belum diketahui.

d. Double klik ikon aliran energy ( Q-100 ) untuk membuka tampilan property. Duty yang dibutuhkan chiller ( dalam kolom Heat Flow ) dihitung dengan Hysys ketika pendekatan temperature Heat Exchanger telah ditentukan di bagian selanjutnya

e. Beri nama kembali aliran energy C3duty dan tutup tampilan property.

Belajar Hysys

Selanjutnya kita akan belajar cara mendefinisikan LTS Separator dan mixer di post berikutnya.