Pengenalan Absorbsi dan Stripper dalam 5 poin penting

Absorbsi dan Stripping

Belajar HYSYS

Setelah kita mempelajari kolom distilasi, sekarang kita mempelajari apa sih itu pengertian absorbsi dan stripping. Kita harus mempelajari kedua proses ini, karena biasanya di industri migas kolom distilasi akan berkaitan dengan kolom absorbsi dan kolom stripper ini. Langsung aja kita mulai dari pengertiannya ya kawan.

1. Pengertian Absorbsi dan Stripping

1. Absorbsi

Menurut istilahnya absorbsi merupakan peristiwa kimia atau sebuah proses dimana atom-atom, molekul-molekul dan ion-ion yang biasanya fasa gas masuk kedalam sebuah fasa baik itu fasa liquid maupun fasa padat. Proses absorbsi berbeda dengan proses adsorbsi. Dimana perbedaannya terdapat pada penyerapan molekul yang mengalami penyerapan, dimana pada absorbsi mengalami penyerapan oleh volume bukan oleh permukaan (adsorbsi). Peristiwa seperti keduanya yang lebih umum dinamakan sorpsi yang mengkover absorbsi dan adsorbsi dan pertukaran ion.

Proses dari Absorbsi yaitu merupakan peristiwa menangkap substansi atau zat dan mengubah energi dengan bantuan absorben (zat penyerap). Sedangnkan adsorbent melakukan pendistibusian zat-zatnya yang ditangkapnya secara keseluruhan dan adsorben tersebut hanya mendistribusikannya hanya melalui permukaan. Proses dari gas atau cairan yang memasuki sampai ke dalam badan adsorbent biasanya dinamakan absorbsi.

Contoh Absorbsi diantaranya absorbsi gas, gas scrubbing, gas washing. Berikut beberapa poin penting dalam absorbsi :

    • Campuran gas yang dikontakkan dengan suatu cairan (absorbent atau solvent) untuk melakukan pelarutan secara selektif kepada 1 atau lebih komponen (solute atau absorbat) dengan proses perpindahan massa dari gas ke liquid.

    • Digunakan untuk memisahkan campuran gas seperti menghilangkan impurities, kontaminan, polutan, atau racun katalis dari gas tersebut atau juga melakukan recovery pada bahan kimia yang masih dapat digunakan

    • Contohnya : penghilangan kandungan H2S dan CO2 dari gas alam menggunakan MEA (monoethanolamine)

Di dalam banyak proses yang penting dalam teknologi, absorbsi kimia telah digunakan dalam proses perlakuan fisika seperti absorbs karbon dioksida oleh sodium hidroksida (NaOH) seperti proses pengasaman, kemudian contoh lainnya yaitu ekstraksi cair-cair. Peng-ekstraksi solute (zat yang terlarutkan) dapat dilakukan dari fasa cair ke fasa lainnya tanpa adanya sebuah reaksi kimia yang terjadi pada peristiwa tersebut.

absorbsi adalah

Gambar 1.1 Perbedaan proses Absorbsi (a) dan Adsorbsi (b)

Kolom absorber

Gambar 1.2 Kolom Absorber

2. Jenis-Jenis Absorbsi

Absorbsi merupakan proses yang melibatkan reaksi kimia (secara reaktif) atau fisika (tidak reaktif). Berikut penjelasan dari absorbsi kimia dan absorbsi fisika

Absorbsi Kimia

Absorbsi kimia atau absorbs reaktif merupakan reaksi kimia yang terjadi antara zat yang di absorb dan zat yang mengabsorbsi. Kadang-kadang peristiwa ini dikombinasikan dengan absorbsi fisika. Jenis absorbsi ini tergantung pada stoikiometri dari reaksi dan konsentrasi dari reaktannya. Kedua peristiwa tersebut dapat dilakukan pada unit yang berbeda, dengan spectrum yang luas dari jenis aliran fasa dan interaksinya. Dalam kebanyakan kasus, peristiwa tersebut terjadi pada plate atau packed di dalam kolom.

Absorbsi Fisika

Air dalam padatan : Padatan hidrofilik, yang mencakup banyak padatan yang berasal dari peristiwa biologis, dapat mudah menyerap air. Interaksi polar antara air dan molekul-molekul air dari air kedalam padatan dapat memungkinkan penyerapan uap air secara siginifikan bahkan dalam kelembaban yang relative rendah.

 

3. Proses Stripping (Desorbsi)

Proses stripping merupakan kebalikannya dari proses absrobsi, merupakan proses pemisahan secara fisik, dimana 1 atau lebih komponen dihilangkan dari aliran cairan dengan menggunakan aliran uap. Dalam dunia industry, pengaplikasian cairan dan uap yang dialirkan ada yang memiliki sifat co-current (searah) maupun countercurrent (berlawanan arah). Proses stripping biasanya terjadi di kolom yang memiliki packing dan tray. Berikut 2 poin penting dari proses desorbsi.

    • Campuran cairan yang dikontakkan dengan gas untuk menghilangkan komponen secara selektif dengan perpindahan massa dari liquid ke gas.

    • Contohnya adalah penghilangan gas H2S dari crude oil yang bersifat asam.

4. Pemasangan Absorber dan Stripper secara bersamaan

  • Absorber sering di pasangkan oleh stripper dengan tujuan regenerasi atau recovery dan recycling dari absorbent yang digunakan, sehingga penggunaan absorbent akan lebih ekonomis.

Absorbsi dan stripper

Gambar 1.3 pemasangan kolom absorber dan stripper

Faktor Absorbsi dan Faktor Stripping

  • Faktor Absorbsi, A=L/(KV), dimana A : factor absorbs, L: jumlah cairan murni, K: K-value, V: jumlah uap murni. Semakin tinggi nilai A, semakin sedikit jumlah tahapan yang dibutuhkan untuk proses absorbsi.

  • Faktor Stripping, S=1/A = KV/L

Kolom-kolom yang biasanya digunakan untuk melakukan proses Absorbsi dan Stripping diantaranya Trayed Tower, Spray Tower, Packed Column, Bubble Column, Centrifugal Contactor. Untuk lebih lengkap mengenai tahapan dan penjelasan faktor pada absorbsi, silahkan klik disini.  Kemudian untuk semakin paham, mari kita belajar memulai pengerjaannya di dalam HYSYS.